Biografi Bob Sadino Pengusaha Sukses Asal Indonesia
Biografi Bob Sadino
sebagai seorang pengusaha sukses cukup panjang. Ia merupakan salah satu pengusaha
yang sukses dalam bisnis dibidang pangan dan peternakan. Sosok yang biasa
tampil dengan pakaian nyentrik ini lahir di Tanjung Karang, Bandar Lampung, pada
tanggal 9 Maret 1933 dan meninggal di Jakarta tahun 2015 lalu.
Bob sadino bukan orang dengan gelar doktor universitas luar
negeri yang terkenal. Ia hanyalah lulusan sebuah SMA di Jakarta pada tahun
1953. Meski demikian, ia tidak merasa malu untuk meniti karirnya, dan usaha
bidang pangan adalah yang ditekuninya hingga mengantarkannya pada kesuksesan.
Ia pernah menjadi karyawan di Unilever setahun, yang akhirnya memilih hengkang.
Kehidupan Bob Sadino
Awal masa dalam meniti karir, Bob muda memanfaatkan setengah
dari harta warisan oang tuanya untuk pergi dan tinggal di Belanda. Ia tinggal
disana selama 9 tahun dan bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam. Ia juga bertemu
sosok cantik dari Indonesia bernama Soelami Soejoed dan akhirnya mereka menikahi.
Tahun 1967, Bob dan istrinya kembali ke Indonesia dan membawa dua mobil
Mercendes tahun 60-an. Ia menjual satu mobilnya dan membeli sebidang tanah di
kemang, Jakarta selatan.
kisah inspiratih lain: berawal dari gelandangan hingga sukses, inilah yang dilakukan orang ini
Karir Bob Sadino
Biografi Bob Sadino tidak
selamanya mulus, saat di Indonesia, ia pernah bekerja sebagai karyawan PT. Unilever
Indonesia dan akhirnya keluar karena memiliki keinginan untuk bekerja secara
mandiri. Saat itu ia mulai memanfatakan satu mobil yang ia miliki untuk disewakan.
Naasnya, mobil mercedes yang ia sewakan mengalami kecelakan dan membuat mobil
tersebut mengalami kerusakan parah. Bob tak bisa memperbaikinya sebab biaya
perbaikan sangat mahal. Dengan kondisi tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk
bekerja sebagai kuli bangunan. Gaji yang dia dapatkan saat itu hanya Rp.100,- .
Dengan keadaanya tersebut, Bob sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup
yang dialaminya.
Awal Merintis Usaha Telur Ayam
Pada suatu hari, seorang sahabat Bob memberikan saran
padanya untuk beternak dan berbisnis telur ayam. Sebab saat itu telur ayam
masih jarang ada dipasaran. Dengan sarannya tersebut, Bob menangkap adanya
peluang hingga akhirnya menekuninya. Bersama istrinya, Bob mulai berjualan telur ayam dari pintu ke
pintu kepada orang asing yang tinggal di daerah kemang. Saat itu, keberadaan telur
berjenis telur ayam negeri masih belum populer di Indonesia sehingga hanya para
ekspariat yang tinggal di daerah Kemang yang mau membelinya. Dengan skillnya
dalam berbahasa Inggris, Bob mulai berinteraksi dengan orang asing yang tinggal
di daerah Kemang yang kemudian mengantarkannya pada kesuksesan.
Mendirikan Perusahaan
Biografi Bob Sadino
mulai mengalami kenaikan pada tahun 1970. Di tahun ini ia mendirikan sebuah
perusahaan dengan nama Kem Chicks. Kem Chickk adalah supermarket dengan beragam
produk pangan impor untuk masyarakat Jakarta. Dengan berjalannya waktu, Bob
mulai melihat peluang pada daging olahan, dan kemudian ia mendirikan perusahaan
Kem Food. Perusahaan inilah yang nantinya menjadi pelopor industry daging
olahan di Indonesia seperti Sosis, Burger. dan Baso. Selain itu, Bob sadino
juga mulai memperkenalkan penggunaan ladang sayuran dengan sistem hidroponik di
Indonesia. Ia menamai usaha ladang sayurnya ini dengan nama Kem Fams. Pada awal
1985an, sebuah catatan menunjukkan bahwa rata-rata perbulan Bob Sadino mampu
menjual 40 hingga 50 ton daging segar, 100 ton sayuran segar, dan 60 - 70 ton
daging olahan.
Nah, itulah Biografi
Bob Sadino yang cukup berliku. Bob percaya, jika ayam saja dapat mencari
makan, maka manusia yang diberi akal pasti akan lebih mampu untuk hidup
mandiri. Filosofi tersebut rasanya sangat layak untuk kita ingat dan terapkan.
baca juga:

Comments
Post a Comment
Leave comment please.